Fakultas Ilmu Budaya

image

Kupas Tuntas Seputar Prospek Bisnis di Media Sosial,

Niseikai (Hima Studi Kejepangan) Universitas Airlangga

menggelar webinar dengan tajuk “Achieve  Business Opportunities with Digital Content.”

Sabtu, 4 September 2021 – Niseikai (Hima Studi Kejepangan) Universitas Airlangga Surabaya kembali menggelar webinar kolaboratif bersama Damara Studio. Webinar yang dihadiri oleh hampir 158 peserta ini mengusung topik content creator.

Obrolan seputar peluang bisnis di media sosial ini merupakan salah satu kegiatan khusus yang diselenggarakan oleh divisi PSDM(Pengembangan Sumber Daya Manusia)  HIMA Studi Kejepangan Unair demi membuka wawasan mahasiswa maupun khalayak umum mengenai sisi ekonomis penggunaan media sosial secara positif. Tak kalah menarik dengan webinar sebelumnya, pihak panitia senantiasa menghadirkan narasumber yang hebat dan kreatif, yaitu Kak Nadia Damara.

Secara singkat, Kak Nadia Damara merupakan mahasiswa yang sedang menempuh magister manajemen di UC (University of Ciputra) Surabaya dan owner dari Damara Studio. Selain menjadi owner, kak Nadia juga memegang posisi sebagai creative director. Visi dan misi untuk menjadikan dunia komunikasi Indonesia lebih baik menjadi motivasi terbesar kak Nadia ketika hendak bergelut di bidang desain grafis. Harapan terbesar adalah agar semua pesan dapat tersalurkan dengan baik melalui setiap produk desain. Hingga saat ini, Kak Nadia telah melayani pesanan desain dari berbagai lembaga atau institusi. Salah satu klien tersebut adalah Kobe Clean.

Seri terakhir dari webinar Bimbingan Potensi Diri (BIPODI) ini resmi dibuka dengan sambutan dari Nisfi Azkiya sebagai ketua pelaksana kegiatan serta Ibu Nunuk selaku kepala atau ketua prodi. Seusai sambutan, pemandu acara atau mc, Fitria Nurhidayah, memberikan kesempatan bagi inez cosmetics agar dapat mempresentasikan produknya. Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari kak Nadia Damara. Dalam mengawali materi, kak Nadia kembali menegaskan definisi, modal, dan peluang ketika hendak meraih profit di media sosial.

Menurut kak Nadia, ketiga unsur tersebut sangat memegang peran penting untuk bersaing dengan kompetitor lainnya. Mengapa ? karena ketiganya menjadi fondasi selama seseorang meniti karir atau bisnis di dunia maya. Lalu, Kak Nadia memaparkan kepada seluruh peserta mengenai arti dari posisi content creator. Wah, kira-kira apa ya maknanya ?. Faktanya, arti content creator sangat luas. Kak Nadia dengan lugas menyatakan bahwa content creator adalah tindakan membagikan suatu hal seperti mengunggah suatu peristiwa atau wacana di media sosial. Contoh eksplisitnya antara lain, membagikan cerita atau pengalaman di suatu blog dan mengunggah foto kita di instagram, dan sebagainya.

Tentu sangat mudah bagi kita untuk melakukannya mengingat kemajuan teknologi semakin pesat. Secara garis besar, modal utama yang diperlukan hanya ada empat nih teman-teman. Apa sajakah itu ? pertama-tama, kita hanya perlu menyiapkan gawai, internet, confidence, dan consistent. Walaupun terkesan umum, namun keempat hal tersebut jangan kita anggap remeh nih man-teman. Selain itu, unsur pendukung terdapat dalam kemampuan memotret atau photography, mengedit foto ataupun video, serta menuliskan caption dan hashtag. Apabila kita sudah memiliki kemampuan tersebut, kita dapat menelusuri ciri khas dari diri kita (personal branding) sehingga terbentuk suatu komunitas dengan minat yang sama.

Memang tidaklah mudah karena proses menjadi seorang content creator cukup menyita waktu lhoo. Ada delapan tahap nih teman-teman namun garis besarnya adalah menuntut seseorang untuk cerdas menentukan konsep, rekruitmen talents, evaluasi, editing, hingga pengambilan gambar (photoshoot). Tahap-tahap ini juga memerlukan tingkat kreativitas tinggi yang dapat diasah dengan sikap ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi). Akan tetapi, selama kita mempunyai tekad, kita dapat menjadi content creator yang menginspirasi banyak orang dengan membagikan konten bernuansa to educate, inspire, entertain, dan promote.

Intinya, sudah sepatutnya kita membayar waktu audiens kita dengan memaparkan hal-hal yang bermanfaat. Alhasil, seiring waktu kita juga dapat meraih profit atas kerja keras kita. Be Yourself and Be A Content Creator Who Bigger than You ! -Kak Nadia Damara-

Open chat
Ada yang bisa kami bantu ?