Benron Taikai

Bahasa Jepang adalah bahasa yang sedang uptrend di berbagai kalangan dengan berbagai macam kebutuhan. Banyak yang mempelajari dengan tujuan hobi dan tidak sedikit dari mereka yang berupaya memacu kemampuan berbahasa mereka demi menunjang karir. Pada umumnya, orang-orang mengukur kemampuan berbahasa Jepang dengan Sertifikat dan Skor kemampuan bahasa Jepang melalui JLPT (Japanese Language Proficiency Test). Akan tetapi, mengingat ujian JLPT yang tidak menetapkan Speaking skill sebagai salah satu aspek uji, maka sertifikat JLPT masih tidak dapat menjamin kemampuan berbicara berbahasa Jepang seseorang. Demi membuktikan aspek tersebut, maka dibutuhkannya tes atau ajang kompetisi komunikasi berbahasa Jepang.
Hima Studi Kejepangan Universitas Airlangga atau yang juga disebut Nisekai mewadahi minat mahasiswa Studi Kejepangan untuk mengembangkan kemampuan dalam bidang Speaking Skill sekaligus kemampuan menyusun naskah berbahasa Jepang. Benron Taikai memiliki makna dalam bahasa Indonesia yaitu “Lomba Pidato”. Kegiatan ini merupakan lomba yang diadakan oleh Departemen Pengembangan Potensi Akademik dan Prestasi Hima Nisekai setiap tahun untuk mencari bibit unggul dari Mahasiswa Studi Kejepangan. Pemenang dari Benron Taikai ini nantinya akan diikutsertakan dalam Lomba Pidato tingkat Nasional oleh Hiroshima Daigaku maupun kompetisi Pidato berbahasa Jepang lainnya yang setiap tahunnya selalu diselanggarakan.
Benron Taikai yang dijadwalkan mulai tanggal 26 September – 08 Oktober 2021 ini direncanakan akan diikuti oleh 5 – 10 peserta dan bersifat lomba internal. Sebelum perlombaan dan seleksi dimulai, Benron taikai ini akan lebih dahulu dimulai dengan Technical Meeting yang akan langsung diarahkan oleh dosen Studi Kejepangan demi memperlengkapi persyaratan dan teknik menulis naskah serta penampilan yang baik. Demi netralitas dan keabsahan hasil, maka ketua pelaksana Benron Taikai memutuskan untuk mengundang Dosen Studi Kejepangan untuk menyeleksi hasil karya masing-masing peserta.
Untuk mengapresiasikan para pemenang Benron Taikai, diberikannya hadiah berupa uang tunai dan sertifikat serta pin bendera persahabatan Indonesia-Jepang. Tidak hanya hadiah dalam bentuk fisik, namun juga sebagai tanda apresiasi, akan dipublikasikannya foto pemenang di akun Instagram HIMA Studi Kejepangan, Niseikai. Dari adanya Benron Taikai ini juga terpilih beberapa nama yang nantinya dapat mewakili Studi Kejepangan untuk mengikuti kompetisi yang lebih besar. Berprestasi di bidang akademik adalah bukti kerja keras, ketekunan, dan komitmen untuk menjadi unggul. Berusaha menjadi nomor satu adalah bagaimana Jepang juga menjadi negara hebat, yang dimana adalah bahasa yang sedang dipelajari jutaan orang di dunia, termasuk kita


