Manabikai
Surabaya merupakan kota metropolitan dengan jumlah penduduk yang tidak sedikit. Banyaknya lapangan pekerjaan membuat masyarakat berbondong-bondong untuk datang dan menetap di kota ini. Namun ditengah kesibukannya, kota ini juga menyimpan berbagai masalah perekonomian pada masyarakatnya, salah satunya yakni fenomena anak jalanan.
Anak jalanan merupakan anak-anak yang kurang beruntung dalam hidupnya. Mereka hidup dengan serba kekurangan. Banyak anak jalanan yang tidak memiliki waktu untuk bersekolah dan belajar karena ia harus memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara mengamen, berjualan air mineral, bahkan meminta-minta. Anak jalanan ini kehilangan hak pendidikannya untuk bersekolah, dan terpaksa harus pula meninggalkan cita-citanya dengan bekerja karena alasan ekonomi, seperti orang tua yang tidak mampu memikul biaya-biaya sekolah terutama untuk beli buku, beli pakaian seragam dan keperluan sekolah lainnya.

Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk memberikan pembelajaran yang meliputi pengetahuan umum, tata krama dan etika kepada anak-anak jalanan Kampung 1001 Malam, Surabaya dan berharap hasil dari kegiatan ini mampu menumbuhkan motivasi mereka dalam belajar dan membantu mereka untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
Pada MANABIKAI hari pertama ini kami melaksanakan kegiatan mengajar anak-anak jalanan Kampung 1001 malam yang meliputi pengetahuan umum kewarganegaraan, pancasila, ilmu pengetahuan sosial dan bahasa inggris. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB selama 2 hari.

Pada MANABIKAI hari kedua, kami mengadakan senam, lomba cerdas cermat dan games. Anak-anak Kampung 1001 Malam sangat antusias dan bergembira.
Dengan adanya kegiatan ini, kami harap anak-anak Kampung 1001 Malam dapat mengembangkan potensi akademik maupun non akademik, memiliki kemampuan dan kemandirian, serta dapat membina kehidupannya menjadi lebih baik dan menjadi manusia yang bermanfaat di lingkungannya. Kami juga berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung pada tahun-tahun berikutnya.



