Citizen Television

Oleh: Purnawan Basundoro
Suatu saat perusahaan televisi nampaknya tidak memerlukan pegawai tetap yang bertugas sebagai reporter pencari berita. Televisi bisa bekerjasama dengan masyarakat untuk mencari berita dan meliput berita tersebut. Perangkat komunikasi canggih berupa smartphone yang dimiliki oleh masyarakat bisa dimanfaatkan untuk keperluan tersebut, merekam berbagai kejadian, melaporkannya secara live yang terhubung dengan studio televisi.
Sampai saat ini stasiun2 televisi masih harus mengirim kru yang cukup banyak ke daerah untuk meliput berita. Membekalinya dengan perangkat yang berat dengan volume yang banyak. Tidak jarang mereka harus diangkut dengan kendaraan khusus yang dilengkapi dengan pemancar yang terhubung dengan studio dan satelit. Biayanya cukup mahal.
Saat ini smartphone semakin canggih. Teknologinya semakin kuat dengan luaran berkualitas sangat bagus. Teknologi internet telah menjadikan privat phone ini berubah menjadi perangkat komunikasi yang multifungsi, bisa untuk mengirim data apa saja baik foto, tulisan, suara, bahkan video. Smart phone telah berubah menjadi alat yang melampaui fungsi awal.
Citizen Television adalah konsep televisi masa depan, dimana masyakarakat umum akan menjadi reporter-reporter mereka, sekaligus sebagai pemilik stasiun televisi tersebut.
Bukankah setiap masyarakat adalah juru berita yang sangat efektif? Everyone is journalist. Yah, para jurnalis atau wartawan beneran dan para reporter televisi konvensional siap-siap dipensiun dini. Konsep semacam ini sudah diterapkan oleh radio. Salah satu radio di Surabaya nyaris full sebagai radio dengan konsep citizen journalism, dimana reporternya adalah masyarakat yang mobile. Sambil jalan jika menemukan peristiwa menarik langsung menelpon radio tersebut dan melaporkannya. Lebih natural, tanpa polesan, serta jauh lebih objektif.
Bagaimana untuk acara hiburan di televisi yang selama ini direkam di studio? Acara-acara semacam itu juga akan ditinggalkan karena berbiaya mahal. Akan digantikan dengan format acara yang diambil dari channel-channel youtube, dan hal ini sudah mulai terjadi. Jika kita sering membuka-buka youtube kita akan menemukan beragam video menarik yang jauh berkualitas dibanding acara televisi. Artis televisi pun akan gulung tikar. Ini adalah kehendak zaman.
Saya juga memprediksi, berapa tahun ke depan, televisilah yang akan gulung tikar. Bukankah everyone is journalist? everyone is reporter? Channel-channel youtube bisa berubah menjadi studio televisi pribadi atau televisi warga (citizen television).


