Fakultas Ilmu Budaya

image

Potret joglo mini yang berada di sisi timur Fakultas Ilmu Budaya.

Komitmen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) dalam mendukung pemajuan kebudayaan nasional serta Sustainable Development Goals (SDGs) untuk indikator Sustainable Cities and Communities ditunjukkan dengan aksi nyata. Salah satu aksi yang maksud adalah pembangunan joglo mini sebagai tempat menampilkan beragam ekspresi kesenian.

Pembangunan joglo mini yang dimulai sejak Juli 2021, akhirnya rampung dikerjakan pada Desember 2021 silam. Perlu diketahui, joglo mini yang terletak di sisi timur Gedung FIB Unair itu merupakan pembangunan ulang dari joglo lama yang sebelumnya difungsikan sebagai kantin.

Dekan FIB Unair, Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum., menjelaskan ada tiga tujuan pembangunan joglo mini tersebut. Pertama, joglo mini tersebut dapat menjadi wadah kegiatan mahasiswa terutama untuk bidang kesenian seperti karawitan, tari, teater dan lain-lain. Kedua, pembangunan joglo mini turut memberi warna bagi FIB Unair dengan unsur budaya salah satunya budaya Jawa. Ketiga, pendirian joglo mini juga menjadi media untuk melestarikan rumah adat jawa yang saat ini sudah mulai berkurang.

‘Dengan usainya pembangunan joglo mini menjadi tambahan bagi fasilitas di Fakultas Ilmu Budaya yang diharapkan nanti dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Sivitas Akademika Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga’ ungkapnya.

Prof. Purnawan melanjutkan bahwa ke depan area di sekitar joglo mini akan di bangun pintu akses menuju sisi timur FIB Unair, sehingga joglo mini dapat dijangkau dengan mudah. “Fakultas Ilmu Budaya nanti seperti dua muka, menghadap ke barat dan menghadap ke timur” terangnya.

Guru Besar bidang Sejarah Perkotaan tersebut juga menceritakan ihwal rencana pembangunan fasilitas lain yang akan dilakukan Universitas Airlangga. Diantaranya, Pertama, amfiteater, sebuah konsep teater terbuka yang bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk pementasan yang akan dibangun di sebelah utara FIB.

Kedua, di sisi selatan FIB akan dibangun  gedung baru berlantai enam yang digunakan untuk kegiatan kemahasiswaan dan proses belajar mengajar dengan rincian lantai satu sebagai student center, lantai dua sebagai ruang musik baik musik tradisional maupun musik modern, lantai tiga sampai enam untuk perkuliahan dan sekretariat pasca sarjana. Dengan adanya gedung baru tersebut, diharapkan beban ruangan yang sudah sangat padat menjadi terbagi.

Open chat
Ada yang bisa kami bantu ?