Fakultas Ilmu Budaya

image

(Mengenakan jas almamater Unair) tim PKM-RSH FIB Unair; Fitriana Haryanti, Maratus Sholikhah, dan Bakdiyatul Mukarromah, berfoto dengan Puspa Ruriana, M.Hum. Bidang Perkamusan, (baju hijau) dan Tri Winiasih, M.Hum., Bidang Penyuluh Bahasa (baju merah) pasca wawancara pengambilan data di Balai Bahasa Jawa Timur.

Pasca pengumuman kelolosan pendanaan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) pada akhir Mei 2021, salah satu tim PKM-RSH (Riset Sosial Humaniora) FIB Unair segera bergegas melakukan observasi lapangan. Tim PKM-RSH yang terdiri dari Fitriana Haryanti (FIB, angkatan 2019), Maratus Sholikhah (FIB, angkatan 2018), dan Bakdiyatul Mukarromah (FIB, angkatan 2020) mengunjungi Balai Bahasa Jawa Timur pada 2 Juli 2021 guna keperluan pengambilan data.

PKM-RSH berjudul “Analisis Penggunaan Ameliorasi sebagai Strategi Pengembangan Bisnis Makanan” dilatarbelakangi oleh fenomena pergeseran makna yang disoroti di media sosial seperti odading Mang Oleh, rasanya anjing banget. Kalimat yang sempat populer di jagat maya itu kemudian diamati lebih dalam hingga ditemukan adanya fenomena penggunaan ameliorasi terhadap sebuah produk, penjenamaan, maupun tagline bisnis kuliner.

Ketua PKM-RSH, Fitriana Haryanti, mengungkapkan bahwa kelompoknya telah melakukan penelitian sejak awal Juni dan akan terus berlanjut hingga akhir Agustus. Proses penelitian di lapangan dilakukan secara blended yakni dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Proses penelitian lebih banyak dilakukan secara daring menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Kemarin (2 Juli 2021), sebelum kebijakan PPKM Darurat digulirkan, kami melakukan riset secara luring dengan berkunjung ke Balai Bahasa Jawa Timur. Kami berkunjung dalam rangka pengambilan data, observasi, dan wawancara dengan Ketua Balai Bahasa Jawa Timur, yakni Dr. Asrif, M.Hum. beserta staf” ungkap Ana.

Maratus Sholikhah, salah satu anggota Tim PKM-RSH menambahkan, dalam proses observasi di lapangan, selain mengumpulkan data melalui wawancara langsung dengan Balai Bahasa Jawa Timur, tim juga mengumpulkan data melalui penyebaran formulir survei kepada khalayak.

“Kami juga telah mengikutsertakan PKM-RSH ini dalam dua kegiatan konferensi internasional yakni CONAPLIN 14th dan ICOLLITE 5th. Kami menilai, forum ilmiah tersebut dapat menjadi ruang mendiseminasikan penelitian kami kepada masyarakat internasional sehingga hal tersebut dapat menambah nilai kebermanfaatan program penelitian” imbuh mahasiswi berprestasi 2021 FIB Unair tersebut.

Tim PKM-RSH yang digawangi oleh Fitriana Haryanti, Maratus Sholikhah, dan Bakdiyatul Mukarromah merupakan salah satu dari sembilan tim PKM FIB Unair yang lolos pendanaan dan berpeluang berkompetisi di ajang bergengsi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PMNAS) mendatang. (slh)

Open chat
Ada yang bisa kami bantu ?