Fakultas Ilmu Budaya

image

HIMA Studi Kejepangan UNAIR kembali menggelar webinar interaktif bertajuk “Improve Your Speaking Skills and be a Good Speakers”.

Surabaya, 24 Juli 2021-telah dilaksanakan webinar Bimbingan Potensi Diri (BIPODI) seri-2 dengan tema public speaking berjudul “Improve Your Speaking Skills and be a Good Speakers”. Webinar interaktif ini diselenggarakan oleh pihak PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia) HIMA Studi Kejepangan UNAIR atau Niseikai. Di webinar kali ini, seluruh peserta kedatangan seorang narasumber yang kredibel dan inspiratif yaitu Kak Adi Sampurno selaku alumnus Studi Kejepangan angkatan 2010 dan wisudawan berprestasi tahun 2014.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu nasional ‘Indonesia Raya’ serta ‘Hymne Airlangga’ dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Adis Kusumawati selaku perwakilan pimpinan prodi Studi Kejepangan dan sambutan dari Nisfi Azkiya sebagai ketua pelaksana webinar. Sesuai dengan judulnya, webinar ini mengupas tuntas tentang makna public speaking hingga tips and trick menghadapi rasa gugup ketika hendak berbicara di depan umum.

Dalam memaparkan materi, Kak Adi turut membagikan pengalamannya ketika berjuang untuk mengembangkan diri menjadi seseorang yang berani menyuarakan suaranya di hadapan umum. Singkat cerita, semasa kecil, Kak Adi hampir diruqiyah (doa untuk melepaskan setan dari dalam diri seseorang) akibat suaranya yang terdengar aneh menurut keluarganya. Terlebih pada saat itu, usia Kak Adi masih lima tahun. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berproses mengatasi rasa takut berbicara. Segala upaya dilakukan Kak Adi dengan mengikuti lomba menjadi penyiar radio, TV, presenter, sekolah pelatihan public speaking, les vokal, dan lain-lain.

Memang benar pepatah yang berbunyi Usaha tidak akan mengkhianati hasil”. Alhasil, Kak Adi berkembang menjadi pribadi yang berani berbicara serta mempunyai visi yang maju

dalam memandang segala tantangan. Menurut Kak Adi, sebenarnya semua individu memiliki skill berbicara. Akan tetapi, hambatan terbesar terdapat pada diri kita sendiri. Pernyataan ini dirangkum oleh narasumber menjadi 3G (Ga pede, Ga siap, Ga ngerti). Tidak percaya diri karena belum mampu menerima diri sendiri sehingga tidak siap tampil didepan umum dan berujung pada ambiguitas akan kedudukan diri sendiri serta lawan bicara sewaktu berbincang. Baik kita sadari maupun tidak, ketiga faktor tersebut akan mematikan potensi seseorang hingga membentuk suatu eksklusifitas bagi diri kita.

Kabar gembiranya, semua permasalahan di atas dapat diatasi dengan cara atau metode yang bersifat praktikal. Kak Adi sebagai praktisi public speaking turut membagikan tips and trick bagaimana mengasah keterampilan berbicara yang baik dan benar dihadapan umum. Berikut sharing tips dan trik public speaking dari Kak Adi bagi teman-teman webinar kemarin.

  1. Berlatih secara rutin di depan cermin
    • Hal ini meliputi melatih gestur tubuh serta ekspresi kita sebelum berbicara pada khalayak
  2. Mengamati dan menirukan pembicara yang baik
    • Teman-teman dapat mengamati bagaimana pembicara inspiratif yang kalian suka dan mencoba menirukan caranya membawa suatu
  3. Perbanyak interaksi dengan manusia
  4. Memperkaya pengetahuan umum
    • Tujuannya agar ketika kita berbicara, kita dapat saling terhubung dengan topik yang sedang diperbincangkan. Selain itu, tindakan ini juga bermaksud untuk menghindari hal-hal sensitif dan
  5. Rekam suara diri sendiri dan
  6. Memanfaatkan tiap kesempatan seperti momen presentasi dikelas
  7. Mengikuti kelas public speaking untuk memperdalam ilmu
  8. Berpatisipasi aktif dalam lomba yang berkaitan erat dengan public speaking.

Tips dan trik di atas merupakan hal yang umum namun akan membawa kebaikan bagi diri sendiri dan sekitar apabila senantiasa diterapkan. Di penghujung materi, Kak Adi menyampaikan bahwa kunci sukses melakukan public speaking adalah menerima diri sendiri sehingga kita lebih berani untuk menyampaikan hal-hal yang hendak kita utarakan pada orang lain. Lalu, acara dilanjutkan dengan sesi QnA dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Open chat
Ada yang bisa kami bantu ?