Fakultas Ilmu Budaya

image

(Dari sisi kanan berturut-turut) Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum., Rizki Andini, S.Pd., M.Litt, Ph.D., Lina Puryanti, S.S., M.Hum., Ph.D., Dr. Listiyono Santoso, S.S., M.Hum., dan Mochtar Lutfi, S.S., M.Hum.,  menabur bunga di makam almarhum Deny Arnos Kwary di Komplek Makam Rangkah, Surabaya)

Hari pertama masuk kampus setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, selain memanfaatkan waktu untuk menyelenggarakan halalbihalal di kampus secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat, Pimpinan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) juga menyempatkan berziarah ke dua makam tokoh dosen yang berjasa bagi FIB Unair semasa hidupnya.

Dua tokoh dosen yang dimaksud adalah Hj. Siti Parwati Soemarto yang notebene merupakan pendiri Fakultas Sastra Unair, cikal bakal FIB Unair, dan Deny Arnos Kwary, Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, yang merupakan tulang punggung FIB Unair dalam publikasi ilmiah di berbagai jurnal internasional bereputasi.

Ziarah dilakukan pasca kegiatan halalbihalal pada 17 Mei 2021 di dua tempat berbeda. Makam Hj. Siti Parwati Soemarto terletak di Komplek Makam Keputih, Surabaya dan makam Deny Arnos Kwary berlokasi di Komplek Makam Rangkah, Surabaya.

Pimpinan FIB Unair yang siang itu berziarah adalah Dekan, Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum., Wakil Dekan 1, Dr. Listiyono Santoso, S.S., M.Hum., Wakil Dekan 2, Rizki Andini, S.Pd., M.Litt, Ph.D., Wakil Dekan 3, Lina Puryanti, S.S., M.Hum., dan Ketua Unit Digitalisasi dan Kehumasan, Mochtar Lutfi, S.S., M.Hum.

Prof. Purnawan menuturkan bahwa dua tokoh yang diziarahi telah menorehkan tinta emas bagi FIB Unair, baik secara eksistensi maupun kontribusi lembaga bagi kemajuan pendidikan bangsa.

“Pak Deny merupakan pekerja keras yang tulisan-tulisannya tersebar di berbagai jurnal internasional. Kepergiannya yang mendadak pada tahun 2019 membuat kami semua sangat kehilangan. Dan, Ibu Siti Parwati yang telah bekerja keras mendirikan Fakultas Sastra Unair (sekarang FIB Unair) yang diawali dengan keberadaan lembaga pelatihan bahasa. Atas jasanya tersebut, nama beliau dijadikan salah satu nama ruangan di FIB Unair.” tutur Prof. Purnawan.

Prof. Purnawan menambahkan bahwa ziarah yang dilakukan diharapkan menjadi pertautan sejarah antara FIB Unair dengan almarhum Pak Deny Arnos Kwary dan almarhumah Hj. Siti Parwati Soemarto.

“Kami (Keluarga besar FIB Unair) mendoakan semoga mendiang Pak Deny dan Bu Siti Parwati memperoleh tempat terbaik di sisi-Nya. Segala hal yang telah mereka sumbangkan untuk FIB Unair Insya Allah akan menjadi amal jariyah yang tiada putus. Aamiin.” imbuh Prof. Purnawan. (slh)

Open chat
Ada yang bisa kami bantu ?