Fakultas Ilmu Budaya

image

Dekan FIB Unair, Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum., (berbatik hijau) memberikan potongan tumpeng kepada Dra.Nur Wulan, M.A., Ph.D.

Pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, pimpinan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) mengadakan halalbihalal untuk keluarga besar sivitas akademika FIB Unair pada 17 Mei 2021. Acara dilaksanakan secara hybrid, di dalam jaringan (daring) di ruang zoom cloud meeting dan di luar jaringan (luring) di Hall Lantai 1 FIB Unair.

Halalbihalal secara luring di Hall Lantai 1 FIB Unair diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan diikuti secara terbatas oleh sivitas akademika yang sehari-hari bertugas di gedung fakultas. Pada halalbihalal pagi itu, peserta tidak berjabat tangan dengan sesama peserta seperti biasa demi kebaikan bersama.

Tradisi khas Indonesia yang dilangsungkan satu tahun sekali itu dibuka oleh Dekan FIB Unair, Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum., dengan sambutan ucapan selamat lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah. Selain itu, Prof. Purnawan juga mengapresiasi ketaatan dan kesabaran sivitas akademika FIB Unair yang tetap di Surabaya dan tidak mudik ke kampung halaman.

“Ini merupakan tahun kedua kita tidak bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Walau begitu, kita di sini adalah keluarga. Semoga yang saat ini belum diberi kelapangan untuk bergabung karena sakit atau suatu hal lain, segera diberi kesembuhan.” tutur Prof. Purnawan.

Setelah Prof. Purnawan memberikan sambutan pembuka, acara selanjutnya adalah penyampaian ceramah yang disampaikan oleh Mochtar Lutfi, S.S., M.Hum. Pria yang saat ini memegang amanah sebagai Ketua Unit Digitalisasi dan Kehumasan FIB Unair tersebut menuturkan kisah keteladanan inspiratif kehidupan Nabi Yusuf AS yang senantiasa memberikan maaf bahkan memuliakan orang-orang hendak mencelakainya.

“Nabi Yusuf AS itu dulu pernah hendak dibunuh oleh saudaranya. Nabi Yusuf AS juga pernah dicelakan oleh para wanita; Zulaikha, sehingga Nabi Yusuf AS masuk ke penjara karena laporan kesakithatian para wanita. Meski diperlakukan sedemikian rupa, Nabi Yusuf AS tidak pernah dendam dengan membalas hal serupa tapi justru memaafkan dan memuliakan saudara dan para wanita tersebut.” ujar Pak Lutfi.

Acara halalbihalal, ditutup dengan do’a dan pemotongan tumpeng oleh Pimpinan FIB Unair. Setelah halalbihalal, Pimpinan FIB Unair melakukan ziarah ke dua makam dosen FIB Unair yakni almarhum Deny Arnos Kwary dan almarhumah Siti Parwati Soemarto. (slh)

Open chat
Ada yang bisa kami bantu ?