Fakultas Ilmu Budaya

image

Dekan FIB Unair, Prof. Purnawan Basundoro, S. S., M. Hum., menyampaikan motivasi terkait PKM kepada para mahasiswa

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) beberapa tahun terahir terus berupaya meningkatkan kontribusinya dalam kontingen Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Universitas Airlangga (Unair). Proses peningkatan kontribusi dalam pembuatan karya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) salah satunya dilakukan dengan memberikan pengarahan dan motivasi kepada para mahasiswa secara berkala dan berkelanjutan.

Karena itu, kemahasiswaan FIB bekerja sama dengan tim pembina kemahasiswaan FIB menyelenggarakan program sosialisasi dan pengarahan PKM dengan tema “Motivasi dan Pengarahan Prestasi Mahasiswa Melalui Program Kreatifitas Mahasiswa” pada 11 Februari 2021. Seraya terus mengawal seleksi internal tahap pertama proposal PKM yang sudah disusun oleh mahasiswa FIB.

Adapun pembicara pada acara tersebut diantaranya Dr. Eduardus Bimo Aksono, DVM. M. Kes., yang notabene merupakan koordinator PKM Direktorat Kemahasiswaan Unair, dan Prof. Purnawan Basundoro, S. S., M. Hum., selaku Dekan FIB Unair. Sementara itu, Nilna Maulida mahasiswi berprestasi dari Bahasa dan Sastra Inggris angkatan 2018 didapuk sebagai moderator.

Prof. Purnawan Basundoro, S. S., M. Hum., di sesi awal menyampaikan terkait pentingnya keikutsertaan mahasiswa dalam ajang bergengsi sekaliber PIMNAS dengan membuat karya PKM sesuai bidang yang diminati.

“PIMNAS ini merupakan salah satu kejuaran bergengsi yang harus kalian ikuti, akan banyak keuntungan dan pengalaman jika mampu menembus dan berprestasi di PIMNAS. Semuanya saja, kalau bisa mampu memenuhi target fakultas dan universitas untuk proposal PKM yang dilombakan. Usahakan one man one proposal PKM tahun ini ya,” ujarnya.

Pada giliran selanjutnya, Dr. Eduardus Bimo Aksono, DVM. M. Kes., menjelaskan seputar teknis PKM khususnya terkait panduan terbaru yang harus benar-benar dipahami oleh mahasiswa dalam menyusun proposal PKM.

“PKM 2021 memiliki panduan terbaru, semua harus memahami panduan paling mutakhir ini. Misalnya dalam penulisan daftar pustaka itu diharuskan memakai Harvard Style, dan hal-hal baru lainnya harus diperhatikan. Semuanya harus taat dengan teknis administratifnya karena itu sangatlah penting, karena jika tata administrasinya sudah salah, sebagus apapun ide PKM yang kalian buat, pasti akan menemui kegagalan,” paparnya.

Antusiasme mahasiswa yang mengikuti agenda sosialisasi dan pengarahan PKM pada kesempatan kali ini patut diapresiasi, karena mencapai 390 peserta. Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh tim pembina kemahasiswaan FIB, kemahasiswaan FIB, dan dosen. Terkini, mahasiswa FIB baru saja melewati seleksi internal di skala universitas pada tahap 1 batch satu dan dua.(slh)

Open chat
Ada yang bisa kami bantu ?