Rangkaian Tarian Tradisional Buka The 5th International Conference on Urban Studies

image

Foto: Penampilan Komunitas EDSAMAN FIB Unair pada pembukaan The 5th International Conference on Urban Studies (ICUS)

Gelaran The 5th International Conference on Urban Studies (ICUS), yang dihelat oleh Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Airlangga (Unair) kembali hadir menyambut para ilmuwan dunia untuk berdiskusi seputar isu “Border, Transportation and Space”.

Konferensi internasional tentang Urban Studies tersebut dilaksanakan pada 25 dan 26 Oktober 2019 bertempat di FIB Unair, Kampus B disemarakkan oleh sebanyak 107 ilmuwan dari berbagai negara di penjuru dunia untuk berbagi gagasan dan merayakan pertemuan ide-ide alternatif dan implementatif. Selain itu, ICUS edisi kelima ini semakin meriah berkat penampilan tarian tradisional dan musik tradisional yang dibawakan oleh mahasiswa FIB Unair.

The 5th International Conference on Urban Studies (ICUS) selain sebagai forum ilmiah akademik, juga menjadi ajang untuk mengenalkan produk kebudayaan Indonesia ke khalayak internasional.

Foto: Komunitas Tari Tradisional FIB Unair membawakan Tarian Lenggang pada pembukaan The 5th International Conference on Urban Studies (ICUS) 2019

Terbukti dengan keberadaan dua penampilan tarian tradisional yakni Tari Saman dari Komunitas EDSAMAN dan Tarian Lenggang dari Komunitas Tari Tradisional FIB Unair yang disuguhkan guna membuka acara The 5th International Conference on Urban Studies (ICUS). Sementara itu, Paguyuban Karawitan Sastra Jendra (Pakarsajen) ditampilkan dalam sesi Lunch Break peserta ICUS 2019.

Perlu diketahui bahwa Komunitas EDSAMAN yang menjadi tempat bernaung para mahasiswa Penari Saman merupakan salah satu klub minat bakat di bidang seni tari yang dimiliki oleh jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, FIB Unair, yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Komunitas EDSAMAN kerap kali diundang  untuk mengisi acara di skala lokal, nasional, bahkan Internasional. Karena itu, Tarian Saman dipilih oleh panitia ICUS 2019 untuk membuka acara konferensi internasional ini, dan benar saja bahwa para peserta ICUS edisi kelima yang berasal dari berbagai negara di dunia tampak menikmati suguhan hiburan tarian tradisional asal Provinsi Aceh tersebut.

“Rancak dan indah sekali ya,” ujar salah seorang peserta seminar.