Minimalisir Penyebaran Berita Hoax di Media Sosial Melalui Media Cetak

image

Peran media sosial dalam proses penyebaran berita pada era ini terbilang sangat mudah. Kendati dengan kemudahan tersebut, banyak berita-berita yang sulit ditelisik kebenarannya. Selain itu, kemudahan akses pada media sosial memungkinkan suatu berita (yang belum tentu kebenarannya itu, red) menyebar dengan sangat cepat dan tanpa ampun. Dengan satu kali klik, sebuah berita akan langsung tersebar ke seluruh penjuru dunia.

Mengingat tentang betapa ekstremnya dampak pemberitaan yang dilakukan di media sosial, LPM SITUS FIB UNAIR mengimbangi hal tersebut dengan tidak hanya memuat berita pada laman media sosial ataupun web, tetapi juga menyajikan berita dalam versi cetak. Penyajian berita dalam versi cetak itu terbentuk dalam beberapa jenis, yaitu newsletter, majalah dinding (mading) dan majalah. Ketiganya mempunyai fungsi yang sama, yaitu sebagai wadah informasi dan penyajian berita.

Namun, ketiganya juga memiliki perbedaan. Misalnya dalam hal isi rubrik. Pada newsletter, informasi yang dimuat dikemas dengan singkat dan hanya terdiri dari beberapa halaman saja. Sedangkan pada majalah dinding, penyajian berita lebih ditekankan pada meme atau infografis yang dicetak dan memungkinkan orang dapat membaca serta memahami isinya dengan cepat. Sedangkan pada majalah, isi yang termuat di dalamnya lebih kompleks. Seperti berita utama yang menyajikan peristiwa yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat, liputan khusus yang berisi berita dengan topik tertentu yang lebih eksklusif, opini baik dari mahasiswa maupun dosen, profil, serta karya sastra baik karya dari mahasiswa maupun dosen. Berbeda dengan newsletter dan majalah dinding yang bisa diterbitkan setiap bulan, majalah LPM SITUS hanya diterbitkan satu kali dalam satu semester.

Pemberitaan versi media cetak produksi LPM SITUS. (Foto: Dhanang)

Dalam pengerjaannya, direncanakan semua berita yang disajikan dengan versi media cetak itu akan diterbitkan dalam rentang waktu Oktober sampai November mendatang. Diharapkan penerbitan berita melalui media cetak ini dapat meminimalisir penyebaran berita hoax di tengah masyarakat yang perkembangannya secepat kilat di media sosial. Selain itu, pengerjaan pemberitaan melalui media  cetak ini bertujuan untuk membentuk generasi pers yang aktif dan kritis terhadap gejala-gejala yang muncul pada lingkungan sekitarnya. (Shf)