Mainkan Gamelan Jawa, Delegasi La Havre Universitie: Ini Tantangan yang Sangat Besar

image

Memegang alat pemukul gamelan, Michael Hauchecorne mendengarkan arahan dari mahasiswa anggota BSO Pakarsajen dan bersiap bermain bonang

          Terdapat momen unik dari serangkaian acara workshop international yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga bekerjasama dengan Universite Le Havre, Perancis. Tepatnya pada puncak acara ketika perwakilan delegasi dari Universite Le Havre, yakni Michael Hauchecorne dan Dr. Darwis Khudori serta lima mahasiswa mendapatkan sambutan alunan musik gamelan jawa yang dimainkan oleh Badan Semi Otonom (BSO) Paguyuban Karawitan Sastra Jendra (Pakarsajen) saat berkunjung ke Fakultas Ilmu Budaya.

            Penyambutan tamu dari luar negeri lewat alunan gamelan merupakan suatu ‘ritual’ rutin yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga selama ini. Seperti biasa, sambutan kali ini selain untuk mengenalkan kebudayaan Jawa, juga memberikan kesempatan para tamu untuk belajar bermain gamelan Jawa.

            Para tamu asal Perancis tersebut terlihat antusias dan menikmati penampilan dari BSO Pakarsajen ketika memainkan gamelan dan menyanyikan beberapa tembang-tembang Jawa, di tengah-tengah sesi penampilan, salah satu anggota BSO Pakarsajen, Aimmatul Husna menantang salah satu perwakilan dari Universite Le Havre, yakni Michael Hauchecorne untuk bermain gamelan jawa.

            “Come on join here, play gamelan with us,” ujarnya, saat menantang Michael agar mau belajar bermain gamelan.

            Benar saja, Michael yang baru saja mengetahui kesenian gamelan menganggap bahwa tantangan tersebut merupakan suatu yang sangat sulit untuk dilakukannya. Bukan tembang-tembang yang membuatnya tertarik, melainkan suara pukulan-pukulan gamelan yang diperagakan oleh BSO Pakarsajen membuatnya nyaman, hingga tertarik untuk belajar main gamelan jawa.

            Dengan tertawa dan sedikit bergumam, Ia meladeni tantangan yang dilontarkan kepadanya.

“This is a very big challenge. But, please guide me how the notation,” katanya sambil memegang alat pemukul gamelan.

            Malam itu, Michael untuk pertama kalinya bermain gamelan dengan didampingi oleh salah seorang pemain dari BSO Pakarsajen, Ia tampak memperhatikan arahan yang diberikan kepadanya. Tidak perlu waktu lama, pria yang sangat suka minum kopi tersebut sudah bisa memainkan notasi dasar dari gamelan jenis bonang.

            Tentu acara semacam ini menjadi suatu aspek yang tidak boleh ditinggalkan. Meskipun target untuk masuk universitas kelas dunia dicanangkan, kebanggaan terhadap kebudayaan lokal tidak boleh ditanggalkan.