Tahlil Bergema di FIB Unair, Mengiringi 40 Hari Berpulangnya Deny Arnos Kwary Ph.D

image

Para jamaah tahlil memeringati 40 hari wafatnya Deny Arnos Kwary Ph.D memenuhi tempat yang disediakan panitia di Ruang Siti Parwati FIB Unair

          Tak terasa, Deny Arnos Kwary Ph.D, sosok yang penuh dedikasi itu terhitung sudah 40 hari meninggalkan segenap civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair). Masih lekat dalam memori ingatan bagaimana kepulangannya menghadap sang maha kuasa begitu mengagetkan semua orang-orang disekitarnya.

            Kini, tepat pada 40 hari kepulangannya, pimpinan FIB Unair menggelar tahlilan untuk mendoakan mendiang sang maestro yang tercatat menyumbangkan kontribusi besar terhadap FIB Unair. Acara yang berlangsung hari Jumat, 12 Juli 2019 di Ruang Siti Parwati Lantai 2 FIB Unair itu berlangsung dengan khidmat.

            Meskipun tengah berada pada masa liburan perkuliahan, namun di luar dugaan, jamaah tahlil yang hadir sangat banyak, memenuhi tempat yang disediakan oleh panitia. Jamaah yang hadir di antaranya dari keluarga almarhum Deny Arnos Kwary Ph.D, unsur pimpinan FIB Unair, dosen dan tenaga kependidikan, dan perwakilan organisasi mahasiswa FIB Unair. Semua yang hadir ingin mendoakan almarhum sebagai bentuk apresiasi sekaligus meneladani apa yang sudah disumbangkan oleh pria kelahiran Makasar tersebut.

            Bahkan, salah satu mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Jemmima Adam Bintang Lasapu yang tengah mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-60 Unair di Malang meluangkan waktu untuk hadir ke acara tahlillan 40 hari dosen yang menjadi idola mahasiswa karena kecerdasan dan kerendahatiannya itu.

            “Saya sebenarnya sekarang  KKN di Malang, tapi karena dengar kabar ada tahlillanya Pak Deny, tak sempatkan sebentar ke fakultaslah,” ungkapnya saat sebelum acara dimulai.

            Pemutaran video yang berisi ihwal ragam kegiatan akademik, prestasi, dan kesan beberapa kolega mengiringi acara, sekaligus kembali mengingatkan para jamaah tentang sosok Pak Deny yang menginspirasi.

Rangkaian acara dimulai dengan sambutan pimpinan FIB Unair yang diwakili oleh Mochtar Lutfi S.S., M.Hum., kemudian penyampaian eulogi oleh mahasiswa S1, Mahasiswa S2, dan perwakilan dosen Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, serta staf tenaga kependidikan FIB Unair. Puncaknya adalah pembacaan surat Ya Siin dan tahlill secara bersama-sama oleh para jamaah. Seketika, Ruang Siti Parwati menggema karena bacaan  Ya Siin dan tahlil yang dilantunkan oleh para jamaah.