Kunjungan Kerja Delegasi FIB ke Jepang: Bicarakan Pertukaran Penelitian Terbaru Hingga Penjajakan Kerjasama Akademik

image

Antonius R. Pujo Purnomo, Ph.D, Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari S.S., M.A., dan Dr. Purnawan Basundoro berfoto bersama mahasiswa Iwate University setelah memberi kuliah tamu

           Dalam rangka meningkatkan reputasi akademik yang lebih berkualitas dan menunjang program internasionalisasi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga berkunjung ke dua universitas ternama di Jepang. Kunjungan dibagi dalam dua gelombang. Dalam dua gelombang tersebut melibatkan beberapa perwakilan dari setiap program studi S1 dilingkup FIB UNAIR. Gelombang pertama bertandang ke Chuo University, yang diwakili oleh Adis Kusumawati S.S., M.Hum. ( Departemen Studi Kejepangan), Dr. Sarkawi B. Husain, S.S., M. Hum. (Departemen Ilmu Sejarah), Dr. Samidi S.S., M.A. (Departemen Ilmu Sejarah), Dra., Christinawati M.Si. (Departemen Bahasa dan sastra Inggris), Salimah S.S., M.Ed. (Departemen Bahasa dan sastra Inggris), Dra. Dwi Handayani M.Hum (Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia), Dr. Dra. Ni Wayan Sartini M.Hum. (Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia).

Delegasi Fakultas Ilmu Budaya Unair saat berkunjung ke beberapa universitas di Jepang

            Pada gelombang kedua, rombongan FIB UNAIR berkunjung ke Iwate University, perwakilan yang bertandang antara lain, Antonius R. Pujo Purnomo, Ph.D. (Departemen Studi Kejepangan), Dr. Purnawan Basundoro S.S., M.Hum. (Departemen Ilmu Sejarah), dan Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari S.S., M.A. (Departemen Ilmu Sejarah).

            Lawatan ke Jepang kali ini oleh Antonius R. Pujo Purnomo, Ph.D. disebutkan sebagai upaya untuk memerkuat kerjasama yang telah terjalin dengan Iwate University sekaligus menjajaki kemungkinan kerjasama dengan Chuo University.

“Karena ini kita kerjasama antar fakultas, jadi semua unsur di Fakultas Ilmu Budaya (empat program studi S1) harus dilibatkan,” jelasnya.

Anton yang merupakan Ketua Departemen Studi Kejepangan tersebut menyebutkan beberapa bentuk kerjasama yang akan dijalin dan diperkuat dalam kunjungan kali ini.

“Bentuk kerjasama dengan Iwate University itu, pertama, pertukaran penelitian baik dosen maupun mahasiswa. Kedua, pertukaran mahasiswa. Tahun ini kita sudah kirim dua mahasiswa Studi Kejepangan ke Iwate University. Kalau dari Iwate University sudah datang disini (FIB UNAIR) sejak tahun lalu, ada enam orang, sekitar tiga minggu mereka disini belajar tentang konservasi cagar budaya,” paparnnya.

            Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga sejak 2018 telah menjalin kerjasama dengan Iwate University, dan kunjungan beberapa waktu lalu merupakan bentuk penguatan kerjasama antara dua institusi. Sedangan dengan Chuo University, kerjasama belum terbentuk, namun salah satu dosen Departemen Studi Kejepangan FIB UNAIR yakni Dwi Anggoro Hadiutomo S.S., M.Hum., Ph.D. sudah dipanggil ke Chuo University sebagai dosen tamu. Karena itu, tahun depan kemungkinan besar penandatanganan akan dilakukan antara FIB UNAIR dengan Chuo University.