Ramadhan Dalam Pandangan Mochtar Lutfi S.S., M,Hum: “Mencintai Ramadhan Itu Perlu Proses Panjang”

image

          Bulan suci Ramadhan perlahan merambat menuju titik pucuk ahir masanya. Tentu, bagi sebagian masyarakat muslim, fase tersebut menjadi waktu yang sangat kritis sekaligus manis.

            Menjadi kritis karena Ramadhan tahun ini hendak selesai dan ibadah yang dilakukan kurang maksimal. Disisi lain, akan terasa manis tatkala berhasil memaksimalkan momentum ahir-ahir bulan suci Ramadhan seperti Nuzullul Qur’an dan malam Lailatul Qodr dengan aktivitas yang produktif.

            Memahami hal tersebut, Mochtar Lutfi menyampaikan pandangannya mengenai bulan suci Ramadhan yang telah memasuki detik-detik terahirnya. Saat di temui di Mushola Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) ia menuturkan bahwa betapa pentingnya masyarakat islam mencintai kehadiran dan merindukan kedatangan kembali Ramadhan.

Ramadhan suatu hal yang harusnya kita rindukan dan cintai, namun semua itu butuh proses, setidaknya mulai dipersiapkan sejak rajab, sya’ban, tidak secara instan” terangnya.

Koordinator kegiatan Ramadhan di fakultas tersebut menambahkan, terdapat beberapa kategori muslim terkait sikapnya tentang bulan suci ramadhan. Pertama, muslim yang menilai Ramadhan sebagai bulan yang patut dicintai dan dirindukan. Kedua, muslim yang “kaget” karena Ramadhan tiba-tiba datang dan pergi. Ketiga, muslim yang menganggap Ramadhan sebagai sebuah musibah, misalnya karena mengurangi penghasilan kerja.

“Tentunya kita berharap menjadi kelompok yang pertama, yang merindukan dan mencintai Ramadhan. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan bahwa ketika di ahir Ramadhan baiknya disertai dengan kesedihan dan tetesan air mata, yang sebenarnya itu adalah simbolisasi bahwa kita sangat mencintai Ramadhan dan berharap bertemu kembali di tahun depan” tuturnya.

            Di FIB Unair, tahun ini pimpinan fakultas beserta organisasi mahasiswa telah melaksanakan beragam acara untuk menunjang kekhidmatan ibadah puasa Ramadhan di kampus. Puncaknya akan diselenggarakan buka bersama dengan seluruh civitas akademika FIB Unair pada Rabu 29 Mei 2019.