‘Pecah Telur’, Moh. Gandhi Amanullah, S.S., M.A. Dapatkan Hibah Penelitian dari The Sumitomo Foundation

image

            Di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) baru-baru ini ada salah satu Dosen yang mendapatkan dana hibah penelitian dari suatu yayasan terkemuka Jepang, The Sumitomo Foundation. Adalah Moh. Gandhi Amanullah, S.S., M.A. pengajar pada Departemen Studi Kejepangan yang beberapa waktu lalu proposal penelitianya berhasil didanai oleh The Sumitomo Foundation.

            “Universitas Airlangga sudah beberapa kali menghadirkan perwakilan dari The Sumitomo Foundation untuk sosialisasi. Beberapa dosen di Unair pernah dapat, hanya saja di Program Studi Kejepangan baru saya yang dapat, setelah dua kali mengajukan proposal,” terangnya.

            Tujuan dari pemberian dana hibah penelitian oleh Yayasan Sumitomo adalah untuk membangun saling pengertian antara Jepang dengan negara-negara di Asia terutama dalam bidang sosial dan humaniora. Menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi umat manusia.

            Gandhi menyampaikan terkait rencana penelitiannya yang akan mengangkat kajian bidang sastra. Khususnya meneliti tentang ungkapan novel yang membahas kegetiran, kesusahan, dan kesengsaraan masyarakat Jepang akibat bencana kebocoran nuklir di Fukushima pada 2011. Karya sastra adalah salah satu sarana yang umum digunakan masyarakat jepang untuk mengungkapkan segala hal mulai apresiasi terhadap alam, perasaan, kritik hingga ungkapan kegetiran dan kesengsaraan.

            “Dari situ harapannya kita bisa memetik pelajaran, pengetahuan bilamana suatu saat menghadapi bencana yang lain daripada bencana alam yaitu bencana karena reaktor nuklir, yang itu tak banyak negara yang mengalaminya di dunia,” jelasnya.

            Gandi berharap akan mendapatkan penjelasan, pencerahaan, informasi mengenai perasaan orang Jepang mengenai bencana nuklir yang barangkali hal tersebut beda dengan apa yang disosialisasikan melalui media mainstream dan informasi dari pemerintah Jepang. Dari situ kita berharap mendapat pelajaran, bahwa memiliki nuklir itu tidak segampang yang dibayangkan perlu kehati-hatian dalam mengelola nuklir.

Memang, Penelitian dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab akademik dalam rangka mengembangkan dan mengejewantahkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan keseharian masyarakat. Tujuan dari penelitian yang dilakukan berbeda-beda, ada yang sebagai pemenuhan untuk mendapatkan gelar akademik, juga ada yang untuk pengembangan ilmu pengetahuan itu sendiri. Selain itu, sumber dana untuk melakukan penelitian juga berasal dari berbagai sumber, baik dari sumber dana pribadi maupun dari dana hibah suatu lembaga.