HMD Ilmu Sejarah Selenggarakan Kelas Penulisan Jurnal Kesejarahan Untuk Mahasiswa

image

            Untuk bisa lulus, mahasiswa tak cukup menulis skripsi, melainkan juga publikasi artikel di jurnal ilmiah.

Dalam rangka mengasah keterampilan menulis di kalangan mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) mengadakan forum pelatihan kepenulisan pada Senin 29 April 2019. Acara yang dilangsungkan di ruang kuliah 305 lantai 3 FIB Unair tersebut menghadirkan narasumber Ikhsan Rosyid, S.S., M.A., selaku dosen Departemen Ilmu Sejarah FIB Unair. Dalam paparannya ia menjelaskan mengenai hal-hal mendasar dalam penulisan sejarah.

            “Hal yang paling mendasar dalam melakukan penelitian dan penulisan sejarah adalah pertimbangan pemilihan topik,” jelasnya.

            Kegiatan yang diikuti oleh puluhan mahasiswa Ilmu Sejarah ini berlangsung sangat interaktif. Masrudin Ferdiansyah selaku panitia penyelenggara menyebutkan bahwa tujuan diadakannya kelas penulisan jurnal ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis dikalangan mahasiswa.

            “Yang jelas ya untuk mengasah keterampilan menulis mahasiswa agar lebih baik, terutama dalam penulisan sejarah,” ujar mahasiswa semester empat tersebut.

            Selain itu, Masrudin juga mengungkapkan harapannya setelah terselenggarakannya kelas penulisan tersebut. Diharapkan para peserta akan terus aktif mengikuti kelas penulisan lanjutan. Selain itu, bagi peserta yang sudah mulai mahir dalam menulis sejarah, diharapkan aktif mengikuti event seminar-seminar sejarah menjadi pemakalah.

            “Selain itu, harapannya, peserta kelas penulisan jurnal dapat merekonstruksi peristiwa-peristiwa sejarah yang belum tertulis, baik nasional maupun lokal. Dengan hal tersebut akan tercipta demokratisasi sejarah,” imbuhnya.

            Masrudin menambahkan bahwa kelas kepenulisan jurnal sejarah akan diadakan sebanyak tiga kali. Pertemuan pertama akan dibahas mengenai hal-hal mendasar dalam penulisan sejarah, seperti pemilihan topik, judul, dan pendahuluan. Pertemuan kedua  membahas mengenai isi. Pertemuan ketiga mengenai penutup. Bersamaan dengan ketiga sesi pertemuan tersebut akan diiringi dengan pendampingan penulisan jurnal sejarah.