Harmoni Bersama Lansia (Harmala): BEM FIB Hibur Lansia di Panti Werdha Hargo Dedali

image

           Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh civitas akademik di perguruan tinggi. Tak terkecuali mahasiswa, yang notabene merupakan bagian dari elemen kampus, juga memiliki kewajiban serupa untuk berbagi dengan masyarakat di sekitarnya, termasuk lansia.

            Kementerian Pengabdian Masyarakat (Pengmas), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya, (FIB) menggelar bakti sosial dalam bingkai Harmoni Bersama Lansia (Harmala) 2019 di Panti Werdha Hargo Dedali, Manyar, Surabaya, pada Sabtu (04/05). Serangkaian kegiatan membawa keceriaan bagi penghuni panti, terlebih panitia pun juga menikmati keseruan bercengkrama dengan nenek-nenek.

            HARMALA sendiri merupakan program kerja yang membidik lansia sebagai sasaran pengabdian. Kegiatan di Panti Werdha Hargo Dedali kemarin, merupakan acara puncak, setelah sebelumnya, kawan-kawan BEM FIB Unair juga telah memberikan bantuan dalam rupa sembako kepada beberapa lansia kurang beruntung di masa tuanya dibeberapa titik sudut kota Surabaya.

            Kegiatan itu disambut baik oleh pihak pengasuh Panti Werdha Hargo Dedali, Endang Sinargianti. Dalam sambutannya pada pembukaan acara, Endang sapaan akrabnya, menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada kawan-kawan BEM FIB Unair karena telah menyempatkan diri berbagi bersama para lansia.

            “Terima kasih kepada adik-adik dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga yang sudah mampir ke panti ini. Kalian adalah tamu dari sekian banyak tamu yang sudah kami terima disini untuk bakti sosial. Selamat datang dan selamat berbagi kebahagiaan dengan oma-oma,” tutur Endang.

            Rangkaian acara HARMALA 2019 diisi dengan games-games interaktif dan penampilan dari kawan-kawan BEM FIB Unair dan BSO Musik FIB untuk menghibur para lansia di panti. Seperti, permainan tebak judul lagu klasik yang membuat para lansia bernostalgia dan merekahkan senyumnya. Selain itu, salah satu lansia bernama Oma Utik yang semasa mudanya gemar menulis puisi, juga turut meramaikan acara melalui puisinya yang dibacakan oleh teman-teman panitia dari BEM, seketika suasana menjadi haru saat puisi dibacakan oleh Meliana Feby.

            “Karya-karya oma tadi itu sangat menyentuh sekali. Isinya tentang kehidupannya oma yang kurang beruntung. Sempat menangis juga, karena memang karyanya itu yang menyentuh, apalagi waktu oma berbagi cerita,” ujar Feby saat ditemui selesai acara.

            Suasana panti kembali diselimuti canda tawa saat menjelang ahir rangkaian acara, panitia menyuguhkan penampilan dari BSO Musik FIB Unair yang membawakan beberapa lagu-lagu klasik untuk menghibur para lansia. Selama penampilan, panitia dan nenek-nenek di panti saling berbagi cerita dan melemparkan canda tawa.

            Natasya Regita Cahyani selaku Ketua Panitia HARMALA 2019 mengungkapkan kebahagiaanya karena program kerja yang dipimpinya mampu berjalan dengan baik. Selain itu, ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut dapat diselenggarakan kembali di tahun depan.

            “Ini program pengmas yang paling baru, kalau sebelumnya selalu bersinggungan dengan anak-anak, kali ini kita coba jangkau elemen lain, yakni para lansia. Senang pagi ini bisa berbagi kebahagiaan di panti Hargo Dedali. Semoga HARMALA bisa dilangsungkan lagi ditahun depan, tentunya dengan lebih meriah,” pungkas mahasiswi program studi Bahasa dan Sastra Indonesia tersebut.