Risang Ageng dan oleh-oleh dari Program Student Exchange di Shizuoka University of Art and Culture, Jepang

image

(Risang, dua dari kanan bersama mahasiswa di Shizuoka University of Art and Culture, Jepang)

            Departemen Studi Kejepangan, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) rutin mengirimkan mahasiswanya untuk belajar ke negeri Sakura. Hal ini tidak terlepas dari kerjasama internasional yang dijalin oleh Departemen Studi Kejepangan dengan beberapa kampus ternama di Jepang. Salah satu mahasiswa yang berkesempatan mencicipi pengalaman belajar di negeri matahari terbit adalah Risang Ageng Pramudita, mahasiswa semester ahir, yang juga Ketua HMD Studi Kejepangan 2017.

            Risang mengikuti program SUAC Exchange di Shizuoka University of Art and Culture, Shizuoka, Jepang dalam kurun waktu satu tahun masa studi. Selama belajar di Jepang, mahasiswa kelahiran Surabaya tersebut melakukan berbagai kegiatan, terutama yang berhubungan dengan proses pengembangan diri dan studi keilmuannya.

            “Kegiatan selama masa exchange sih seperti pada umumnya ya, kuliah dan bersosialisasi, sempat juga kerja paruh waktu buat ngerasain aja pengalaman tinggal di Jepang,” ungkapnya.

            Disinggung mengenai motivasi mengikuti program exchange kali ini, cowok yang memiliki hobi bermotor ini menerangkan bahwa, mengasah kemampuan bahasa jepang dan memahami budaya di daerah aslinya adalah alasan utama.

            “Motivasinya sih jelas buat melatih kemampuan bahasa jepang sama nativenya langsung. Kalau belajar di Indonesia susah, karena terkadang teman-teman malu buat ngomong pakai bahasa Jepang. Kalau di Jepang kan, kita bisa praktik langsung dan paham budaya Jepang sesungguhnya,” paparnya.

            Dari program pertukaran pelajar yang telah ditempuh, Risang mendapatkan banyak pelajaran berharga yang berguna untuk masa depannya.  Baginya, menjadi dewasa tanpa melakukan apapun itu membosankan. Karena itu, kedepan ia berharap kawan-kawannya di Fakultas Ilmu Budaya khususnya di Departemen Studi Kejepangan banyak yang mengikuti langkahnya Study Exchange ke berbagai negara.

            “Harapannya sih semoga semakin banyak yang ikut program exchange. karena kalian bakal dapet pengalaman yang benar-benar unexpected banget. Disitulah letak keseruannya. jangan takut dan ragu, justru dengan ikut program exchange akan jauh lebih terlihat bagus ketika teman-teman tulis itu di CV diri sendiri besok ya kan” pungkasnya.

            Perlu diketahui bahwa Departemen Studi Kejepangan, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) menjalin kerjasama internasional dengan beberapa kampus ternama Jepang, antara lain; Ashinaga Faoundation, Hiroshima University, Kansai University, Shizuoka University of Art and Culture, Kumamoto University, Nagasaki University, Osaka University, University of Miyazaki, Nara Women’s University. Jalinan kerjasama dengan sederet univeritas ternama Jepang membuat setiap mahasiswa yang tengah menempuh studi di Departemen Studi Kejepangan memiliki peluang yang sangat besar untuk merasakan atmosfer belajar di negeri sakura.