Peremajaan Infrastruktur, FIB Siapkan Studio Musik Hingga Dirikan Program Studi S3

image

 

Ada yang berbeda di Fakultas Ilmu Budaya ahir-ahir ini. Nampak, terlihat beberapa tukang bangunan yang tengah sibuk merenovasi salah satu ruangan di lantai 2. Ruangan yang dimaksud adalah ruang A. Teeuw yang notabene adalah laboratorium bahasa.

Terkait aktivitas renovasi tersebut, Yani Rahmawati S. KM., M.Si., Kasubbag Sarana dan Prasarana (Sarpras) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) menjelaskan beberapa informasi tentang pembangunan infrastruktur di fakultas.

“Renovasi ini sudah dimulai sejak ahir bulan Maret dan direncanakan selesai pada pertengahan bulan April. Rencana awalnya bukan ruang A. Teeuw yang direnovasi, melainkan ruang VLP (Visual Language Product). Tapi, setelah visitasi yang dilakukan Wakil Dekan 2, karena beberapa alasan teknis, ahirnya ruang A. Teeuw dan ruang musik yang direnovasi,” jelasnya.

Yani menambahkan bahwa tujuan renovasi dari ruang A. Teeuw yang bertempat di lantai 2 FIB adalah bentuk persiapan fakultas yang berencana akan membuka program studi baru untuk S3. Karena itu, Sarana dan Prasarana fakultas diberikan mandat Dekan untuk memersiapkan infrastruktur, sambil memersiapkan pendaftaran program studi S3 Ilmu Budaya ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).

“Fakultas tahun ini tengah masa persiapan untuk membuka program studi baru untuk S3. Ini masih dalam tahap pemberkasan pendaftaran ke Menristekdikti. Nah, karena ruangan A. Teeuw sebelumnya tidak begitu difungsikan secara maksimal, oleh karena itu rencananya akan dibuat menjadi sekretariat program studi S3” imbuhnya.

Menurutnya, Kasubbag Sarana dan Prasarana adalah penunjang belajar mengajar mahasiswa dan dosen. Karena itu, semua yang diprogramkan fakultas akan dilaksanakan pihak Sarana dan Prasarana sebagai unsur pendukung.

“Kita tinggal melaksanakan apa yang telah direncanakan oleh pimpinan dekanat. Semoga,  ruangan yang direnovasi ini ke depan dapat difungsikan dengan baik dan jangan sampai menganggur lagi,” pungkasnya.

          Renovasi ini akan membuat beberapa ruangan di lantai 2 Fakultas Ilmu Budaya beralih fungsi. Seperti, ruang A. Teeuw yang sebelumnya menjadi laboratorium bahasa akan beralih menjadi sekretariat program studi S3. Ruang musik beralih menjadi bagian ruang kelas untuk program studi S3. Serta, ruang VLP akan difungsikan menjadi studio BSO (Badan Semi Otonom) Musik dan juga ruang redaksi website fakultas.