Selayang Pandang Imaji Airlangga, BSO Puppet Asal FIB UNAIR

image
Anak-anak TK saat menikmati pertunjukan MAJA FIB UNAIR

UNAIR NEWS – Mendengar kata puppet, apa yang ada di benak kalian? Apakah kelompok wayang kulit yang sering dimainkan dalang di panggung? Atau mungkin sekumpulan orang yang mementaskan lakon seperti di teater?

Beragam tafsiran klasik akan menghinggapi pikiran kita tentang keanekaragaman kesenian dari negeri timur tersebut. kali ini UNAIR NEWS berkesempatan untuk menelisik lebih jauh Imaji Airlangga (MAJA), sebuah BSO puppet (boneka) yang berasal dari FIB UNAIR.

Ketua MAJA, Maya Sarah Prameswari menuturkan, MAJA merupakan Badan Semi Otonom (BSO) yang sudah ada di FIB per tangal 23 April 2002. Sejak berdiri, MAJA berorientasi untuk mengembangkan ide kreatif mahasiswa FIB lewat empat divisi, yakni; bidang event organizer, puppet, film, dan art desain.

Pada awalnya, MAJA digagas oleh sekumpulan mahasiswa yang mengikuti sebuah kompetisi. Mereka mempunyai ide yang dituangkan dalam kompetisi karya program kreatif mahasiswa dan akhirnya mereka memenangkan kompetisi tersebut.

“Sekumpulan mahasiswa itu adalah Ikhwan, Kukuh, Endi, Gesang, Dandung, Memi, Nurul, Dahlia, Adi, Beti, Dewi dan teman-temannya. Merekalah yang mendirikan Maja dan mengembangkannya untuk mahasiswa Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Budaya, Red) UNAIR,” jelas Maya.

Kegiatan Kreatif MAJA

MAJA mempunyai banyak kegiatan kreatif, diantaranya kreasi membuat boneka tangan, pertunjukkan boneka tangan, kreasi hand lettering, kreasi origami, membuat naskah cerita anak, dan Puppet Show (pertunjukan boneka tangan).

Kesemua kegiatan kreatif tersebut, terkumpul dalam empat kegiatan MAJA, antara lain  Welcome Party MAJA yaitu  acara ramah tamah untuk anggota baru MAJA dan Maja On Stage yaitu pertunjukan Puppet MAJA di PAUD – TK wilayah Surabaya.

Lalu, imbuhnya, MAJA-GO yaitu pertunjukan puppet dan Kegiatan  kreasi art design yang dilaksanakan di yayasan kanker anak atau sekolah luar biasa di wilayah surabaya. Dan yang terakhir, Gathering Maja yaitu acara tahunan untuk berkumpul bersama anggota dan alumni MAJA.

Untuk kegiatan pengabdian masyarakat, MAJA memberikan cerita edukatif melalui tokoh fabel (hewan). Di dalam cerita MAJA, akan terdapat banyak cerita dan nilai-nilai moral yang baik. seperti cerita berjudul ayo jaga kebersihan, sayangi teman, cintailah satwa cerita.

“Tokoh (boneka, Red) fabel yang kami gunakan biasanya adalah Gajah, Bebek, Buaya, Monyet, dan Kelinci untuk menghibur anak-anak,” terang mahasiswa asal Studi Kejepangan tersebut.

Kedepan, Maya berharap mahasiswa FIB yang tergabung dalam MAJA, turut berkontribusi pada pengembangan pendidikan anak-anak. Khususnya mengajarkan pendidikan moral , toleransi dan cinta kasih kepada sesama (*).

Penulis: Fariz Ilham Rosyidi

Editor: Nuri Hermawan

sumber : http://news.unair.ac.id/2018/12/20/selayang-pandang-imaji-airlangga-bso-puppet-asal-fib-unair/