KANJI TAIKAI 2018

image

KANJI TAIKAI 2018

Bahasa Jepang memiliki tiga huruf penulisan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu huruf hiragana, katakana, dan kanji. Hiragana adalah huruf dalam bahasa Jepang yang mewakili penyebutan suku kata asli dari Jepang. Katakana adalah huruf dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menuliskan kata-kata serapan dari luar Jepang. Kanji adalah huruf Jepang yang diadaptasi dari huruf China dan biasanya digunakan untuk kata-kata asli dari Jepang.

Hima Studi Kejepangan Universitas Airlangga atau yang juga disebut Nisekai mewadahi minat mahasiswa Studi Kejepangan untuk mengembangkan kemampuan dalam bidang baca dan tulis huruf Jepang dengan mengadakan Kanji Taikai. Kanji Taikai memiliki makna dalam bahasa Indonesia yaitu “Lomba Kanji”. Kegiatan ini merupakan lomba yang diadakan oleh bidang keilmuan Hima Nisekai setiap tahun untuk mencari bibit unggul dari Mahasiswa Studi Kejepangan. Pemenang dari Kanji Taikai ini nantinya akan diikutsertakan dalam lomba kanji tingkat provinsi yaitu Kanji Cup yang setiap tahun selalu diadakan.

Acara yang diadakan pada 07 September 2018 yang lalu ini, cukup ramai dihadiri oleh mahasiswa Studi Kejepangan dari tingkat 1 hingga yang lebih atas juga ada. Lomba ini terbagi menjadi dua tingkat, yaitu Shokyū atau tingkat dasar dan Chūkyū atau tingkat menengah dengan satu orang pemenang di setiap tingkatnya. Kanji Taikai ini dibuat dengan menggambarkan suasana dalam Kanji Cup. Hal ini dimaksudkan untuk mempersiapkan mahasiswa untuk mengikuti Kanji Cup dan membiasakan mahasiswa dengan susasan perlombaan yang cukup besar. Peserta yang mengikuti kegiatan ini ada 15 orang, 13 orang peserta untuk tingkat dasar dan 2 orang peserta untuk tingkat menengah. Penonton yang datang untuk meramaikan dan mendukung jagoan masing-masing pun banyak dan setia mengikuti serangkaian acara dari awal hingga akhir.

Untuk mengapresiasi mahasiswa yang sudah mendaftar di Kanji Taikai, dilakukan foto bersama untuk mengabadikan momen saat itu. Dari adanya Kanji Taikai ini juga terpilih beberapa nama yang nantinya dapat mewakili Studi Kejepangan untuk mengikuti kompetisi yang lebih besar. Berprestasi di bidang akademik tidak bisa langsung terjun dan menang, tetapi berusaha di kompetisi yang kecil terlebih dahulu untuk mempersiapkan kemenangan di kemudian hari.