Festival Budaya 2018

image

Festival Budaya 2018

Festival Budaya merupakan acara tahunan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Acara ini dilaksanakan setiap tahun di bulan November – Desember sebagai bentuk peringatan lahirnya Fakultas Ilmu Budaya di kampus timur jawa dwipa. Setiap tahunnya Festival Budaya menyuguhkan karya terbesar mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Penampilan seni dan budaya yang disuguhkan memikiki latar belakang tema dan permasalahan yang berbeda pada setiap tahunnya.

Tema Festival Budaya 2018

Pada tahun 2018 ini Festival Budaya mengangkat tema bertajuk keberagaman budaya. Tema “Cultural Diversity” memaknai keberagaman budaya yang ada lingkungan kampus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Dalam lingkup kampus Fakultas Ilmu Budaya latar belakang mahasiswanya tidak hanya dalam lingkup dalam negeri, mahasiswa luar negeri pun akan disatukan didalam acara puncak Festival Budaya 2018 .

Pada sisi lain acara ini yang tidak hanya diisi oleh mahasiswa. Festival Budaya akan mengundang siswa dan mahasiswa umum seluruh Jawa Timur dalam satu acara Lomba Majalah Dinding dengan tema “Prabu Airlangga” dan Lomba Band dengan membawakan lagu daerah sebagai bentuk ragamnya budaya Indonesia. Majalah Dinding akan dipamerkan pada saat malam puncak dan empat band terbaik akan mengisi panggung Festival Budaya 2018.

Festival Budaya 2018 Cultural Diversity akan dimeriahkan oleh Badan Semi Otonom atau Organisasi Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya dalam bidang seni dan budaya. Antara lain : penampilan BSO Teater Gapus menampilkan Teater dalam dacara Seminar Sarasehan dan musikalisasi puisi pada malam puncak, BSO Pakarsajaen menampilkan seni karawitan, BSO Musik menampilkan band dengan aransemen khsas Fakultas Ilmu Budaya, Komunitas Tari Traditional yang menyuguhkan tarian – tarian khas daerah, selain kedaerahan budaya urban akan ditampilkan oleh Komunitas Modern Dance dan Cheerleader. Beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya akan menampilkan lintas budaya, seni budaya masyarakat aceh akan dibawakan oleh mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris, dan Yosakoi khas Jepang uyang dibawakan mahasiswa Studi Kejepangan akan berkolaborasi dengan BSO Pakarsajen sebagai pengiring musik Yosakoi. Selain menampilkan Yosakoi mahasiswa Studi Kejepangan akan memanjakan penonton dengan Cosplay.

Diluar mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Festival Budaya mengundang komunitas mahasiswa asing yang ada di Universitas Airlangga untuk menampilkan seni dan budaya. Salah satunya komunitas mahasiswa IFI dan AGA. Selain itu, komunitas atau grup musik keroncong Rumput yang beranggotakan masyarakat asing akan menampilkan musik keroncong beserta pertjnjukkan khas negera mereka masing – masing. Dari dalam negeri terdapat komunitas keroncong dan angklung yang akan memeriah malam puncak Festival Budaya 2018.

Lomba Band Tingkat Umum

Lomba grup band di acara Festival Budaya kali ini dibuka untuk kalangan umum. Lomba band diselenggarakan dengan peserta yang wajib melewati beberapa tahap. Penyeleksian dalam jaringan merupakan awal dari perjuangan peserta. Mereka diwajibkan mengumpulkan video perfomance. Video tersebut akaan diunggah melalui sosial media dan empat band terbaik hasil penilain juri akan masuk tahap perfomance di acara puncak Festival Budaya. Selain itu satu band dengan pilihan favorit penonton yang disaring oleh panitia akaan turut maju ke babak selanjutnya. Peserta yang maju dalam tahap ini akan tampil pada pembukaan acara serta dipertengahan acara akan dilakukan penganugrahan bagi para pemenang.

Lomba Film Pendek

Lomba film pendek Festival Budaya 2018 diselenggarakan dan diikuti oleh peserta dari SMA sederajat se-Jawa Timur. Dengan mengangkat tema lomba “Keberagaman Budaya Daerah” karya peserta akan diseleksi dalam jaringan. Panitia bersama juri akan menyeleksi film film tersebut yang telah diunggah dalam situs Youtube. Kemurnian serta nilai – nilai etika dan estetika dalam film tersebut menjadi tolak ukur tiga film terbaik untuk dimasukkan kedalam babak final.

Lomba Mading 3D

Lomba Mading atau majalah dinding 3 Dimensi Festival Budaya 2018 diselenggarakan dan diikuti oleh siswa SMA Sederajat se-Jawa Timur.

Selain perpaduan budaya nasional yang beragam, Festival Budaya 2018 juga menyuguhkan berbagai kebudayaan asing. Terdapat berbagai penampilan bernuansa budaya dari berbagai macam Negara seperti Tarian Tanzi. Yosakoi, serta beberapa penampilan lain dari komunitas-komunitas internasional di Jawa Timur. Dengan pertunjukan berbagai kebudayaan asing tersebut, masyarakat bisa menikmatinya sekaligus menambah pengetahuan tentang kebudayaan-kebudayaan lain yang jauh di luar Indonesia. Tidak hanya membawa manfaat bagi masyarakat yang menyaksikan, Festival Budaya 2018 juga memberi manfaat bagi komunitas-komunitas yang turut serta berpartisipasi memeriahkan acara. Mereka dapat mempromosikan komunitas-komunitas mereka dan apa yang ada didalamnya melalui acara yang satu ini.

Tidak hanya menyuguhkan suasana festival, Festival Budaya 2018 juga memiliki serangkai lomba. Seperti yang telah dibaca, ada beberapa lomba yang menghantarkan kita kepada malam puncak Festival Budaya 2018. Lomba-lomba ini tentunya mengandung unsur kebudayaan nasional di dalam temanya. Lomba-lomba yang diselenggarakan mengangkat tema perpaduan berbagai unsur kebudayaan baik local maupun internasional. Festival Budaya 2018 diharapkan dapat menjadi suatu wadah untuk lebih mengenal kebudayaan local maupun internasional.