FIB GELAR MULTICULTURAL FASHION SHOW

image

FIB GELAR MULTICULTURAL FASHION SHOW

Areal depan Fakultas Ilmu Budaya sore itu dipenuhi kesibukan.  Panggung mini berbentuk huruf T ditata tepat di tengah pelataran. Musik khas anak muda pun terdengar diputar sebagai penanda kesemarakan. Hal itu menarik tanya warga kampus yang berlalu lalang. Alat musik gamelan ditata di sisi panggung, terdapat pula tulisan berwarna putih berbahan stereo foam yang bertuliskan Fashion 2018 sebagai penanda acara Lomba Fashion sore itu tanggal 17 September 2018.

Matahari mulai surut dari puncak, akhirnya acara pun dimulai oleh dua pembawa acara, lanjut dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Budaya, Puji Karyanto, S.S., M.Hum. Lomba Fashion merupakan event tahunan sebagai salah satu rangkaian acara Dekan Cup. Pada tahun ini, tema multikulturalisme busana nusantara diangkat sebagai tema.

Selayaknya peragawati profesional, peserta dituntut berlenggak-lenggok di atas catwalk demi menampilkan busana yang dibawakannya. Ada 10 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Peserta juga menampilkan tata busana yang beragam, walaupun, busana modifikasi kebaya tetap menjadi yang paling dominan di tahun ini. Tidak hanya busana yang ditonjolkan, kreativitas, laku panggung, dan keserasian tata rias juga ikut menjadi poin penilaian.

Ketua pelaksana, Zudy Izzudin, menerangkan acara Lomba Fashion ini tetap diselipkan di antara delapan perlombaan Dekan Cup lainnya lantaran ini merupakan ajang unjuk seni bagi mahasiswa-mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya. Kegiatan ini merupakan wadah bagi minat mahasiswa di bidang seni dan budaya. “Kegiatan ini sebagai bentuk citraan Fakultas Ilmu Budaya sebagai fakultas yang tidak hanya bergerak di bidang sastra tetapi juga di bidang seni, olahraga, dan budaya,” tuturnya. Acara itu diakhiri dengan pemilihan tiga peserta berpenampilan terbaik yang telah ditetapkan oleh dewan juri. (rni/kkh)