Pakarsajen Menyambut Calon Pengemban Budaya Bangsa Melalui Sambut Cantrik

image

Indonesia sangatlah kaya akan budaya. Bukan lagi sebuah pernyataan yang mengejutkan bahwa Indonesia disebut sebagai negeri seribu budaya. Tentunya budaya tersebut juga menyebar dari Sabang sampai Merauke. Pulau Jawa merupakan salah satu tempat berkembangnya budaya yang cukup besar, seperti ludruk, gamelan, tari Jawa, dan lain-lain. Di antara budaya-budaya tersebut, seni musik gamelan—atau yang bisa juga disebut sebagai karawitan—dikembangkan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya. Sebagai generasi penerus bangsa, pastinya kita memiliki kewajiban untuk melestarikan budaya tersebut. Badan Semi Otonom Paguyuban Karawitan Sastra Jendra (BSO Pakarsajen) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya melakukan upaya awal untuk menarik sekaligus menyambut generasi penerus bangsa, khususnya mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, yang melestarikan seni musik gamelan tersebut melalui kegiatan Welcome Party: Sambut Cantrik Pakarsajen 2018. Acara tersebut diisi dengan berbagai macam kegiatan, yaitu pertunjukkan gamelan, perkenalan Badan Pengurus Harian (BPH), permainan, serta penampilan video acara-acara Pakasajen seperti Ngangsu Candra Kidung (NCK) dan Guyub Reket.

Welcome Party: Sambut Cantrik Pakarsajen 2018 yang dilaksanakan pada Jumat, 24 Agustus 2018 pada pukul 15.45 WIB lalu dibuka dengan pertunjukkan gamelan atau gending I yang berjudul Widowaten dan Gugur Gunung. Alunan nada gamelan yang dilengkapi dengan lantunan suara seorang sinden dan gerong membuat gending yang ditampilkan terdengar indah dan menarik perhatian para cantrik enom (mahasiswa baru yang bergabung dengan Pakarsajen). Setelah berakhirnya gending I, sepasang pewara menyambut para cantrik secara antusias, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua Welcome Party beserta ketua Pakarsajen.

“Tak kenal maka tak sayang,” itulah yang dikatakan oleh kebanyakan orang. Sama halnya dalam acara Sambut Cantrik ini, pewara pun memperkenalkan anggota-anggota Pakarsajen mulai dari angkatan 2017, 2016, 2015 bahkan sampai kepada para alumni. Kehadiran alumni pun menunjukkan bahwa kekeluargaan dalam BSO Pakarsajen sangatlah erat. Perlu kita ketahui bahwa Pakarsajen bukan hanya sekadar Badan Semi Otonom, melainkan juga sebuah paguyuban yang berarti memiliki ikatan kekeluargaan yang cukup kuat. Oleh karena itu, meskipun dalam Pakarsajen terdapat Badan Pengurus Harian (BPH) seperti halnya dalam suatu organisasi, hubungan kekeluargaan juga turut membangun Pakarsajen.

Untuk meningkatkan antusiasme cantrik enom, pemain gamelan dalam Pakarsajen pun kembali mempersembakan gending untuk kedua kalinya, yaitu Ojo Dipleroki dan Tanjung Perak. Ternyata, tidak hanya cantrik enom saja yang menikmati seni musik gamelan Jawa ini dengan penuh ketertarikan, tetapi para cantrik tuek dan tuekan (anggota senior beserta alumni Pakarsajen) juga menikmati gending bahkan dengan tarian yang menggembirakan. Selain itu, pewara juga memberikan dua macam permainan yang menyenangkan, yaitu Marina Menari di Atas Menara dan permainan pembentukan kelompok. Kedua permainan tersebut dapat digunakan untuk melatiih konsentrasi mereka dan mengenal “keluarga” baru mereka di Pakarsajen lebih baik karena semua orang berpartisipasi dalam permainan ini dan saling membaur, baik itu cantrik enom, cantrik tuek, maupun tuekan.

Agenda terakhir dalam acara Welcome Party: Sambut Cantrik Pakarsajen 2018 ini adalah penayangan video NCK (Ngangsu Candra Kidung). NCK merupakan salah satu acara terbesar yang diadakan oleh Pakarsajen Universitas Airlangga. Sembari menyaksikan video tersebut, ketua NCK menjelaskan acaranya beserta divisi-divisi yang terdapat dalam kepanitiaan NCK. Para cantrik enom pun memperhatikan secara saksama penjelasan mereka sekaligus video yang ditayangkan. Untuk mendukung jalannya acara kolosal tersebut, formulir dibagikan kepada para cantrik enom agar siapa pun yang tertarik dapat segera mendaftarkan dirinya. Acara Welcome Party: Sambut Cantrik Pakarsajen 2018 pun diakhiri dengan foto bersama anggota Pakarsajen. Foto diambil dengan latar belakang wayang yang juga menggambar budaya Jawa.
Sebagai penutup, acara Welcome Party: Sambut Cantrik Pakarsajen 2018 diperuntukkan anggota baru Pakarsajen 2018 yang biasa disebut sebagai cantrik enom. Kegiatan yang diawali dengan iringan gending Jawa dan diakhiri dengan foto bersama ini memiliki tujuan mulia untuk menyambut “keluarga” baru Pakarsajen yang bukan hanya sebagai suatu organisasi (Badan Semi Otonom), melainkan juga sebuah paguyuban yang erat kaitannya dengan hubungan kekeluargaan. Berawal dari acara beserta BSO Pakarsajen inilah, kami berharap kita semua sebagai generasi penerus bangsa dapat nguri-nguri ing budaya kanggo mulyaning negara (melestarikan budaya untuk kemuliaan negara).