FIB Bersinergi dengan Pemkot dalam Kelas Literasi Siswa Sekolah

image

FIB BERSINERGI DENGAN PEMKOT DALAM KELAS LITERASI SISWA SEKOLAH

Demi mengaktualisasikan tridharma perguruan tinggi dalam pengabdian pada masyarakat, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam upaya kesadaran dan kemampuan literasi. Bersinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kota Surabaya, FIB turut berpartisipasi aktif dalam Kelas Penulis Surabaya yang diikuti siswa SD dan SMP di wilayah Surabaya.

  

Foto : Dr. Ida Nurul memberi materi pada peserta

Fakta bahwa tingkat literasi warga Indonesia termasuk kategori rendah merupakan hal yang patut dicermati. Berdasarkan hasil penelitian Perpusnas tahun 2017, disebutkan tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia adalah 36,48 persen. Dalam rilis Programme for International Student Assessment (PISA), Indonesia bahkan disebutkan berada di peringkat 64 dari 72 negara yang rutin membaca. Bahkan, menurut The World Most Literate Nation Study, Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara.

“Hal itulah yang membuat Pemkot Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkomitmen membuat program yang bisa mengakselerasikan minat baca dan tulis,” ujar Laksmi Suproborini,  S.T, Kepala Sub Bidang Pembinaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkot Surabaya, saat memberi sambutan pada pembukaan (4/8/2018) di Ruang WS Rendra FIB Unair. Sementara itu, di kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkot Surabaya, Yosep Sanggalangi,  SE,  MM mengatakan bahwa program ini adalah implementasi dari misi mewujudukan Surabaya sebagai Kota Literasi. “Misi tersebut sudah dicanangkan sejak 2014,” ujarnya dalam sambutan yang dihadiri oleh orangtua dari para peserta tersebut.

Foto : Nur Wulan Ph.D, Kaprodi MKSB dan Wadek 2 FIB, memberi sambutan.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Diah Arimbi Ph.D, menyambut baik niat Pemkot untuk bersinergi dengan FIB Unair. Alumni University of New South Wales, Australia, ini mengatakan bahwa rendahnya tingkat literasi juga dirasakan dan berimbas pada Perguruan Tinggi. “Pendidikan literasi itu memang harusnya sejak usia dini. Kami yang di kampus kerap menemukan mahasiswa sudah semester akhir namun kemampuan membuat main statement saja masih tertatih-tatih.”

Foto : Peserta Kelas Penulis Surabaya

Program Kelas Literasi ini dirancang untuk siswa SD untuk tema dongeng, dan siswa SMP untuk fiksi dan nonfiksi. Para peserta akan dibimbing oleh staf pengajar FIB yang memiliki pengalaman dalam memberikan materi penulisan kreatif. Dr. Ida Nurul Chasanah, Dra. Nur Wulan Ph.D, dan Kukuh Yudha Karnanta S.S., M.A bertanggungjawab sebagai tutor. “Pelatihan ini akan berlangsung 10 minggu dan diselenggarakan setiap hari Sabtu pukul 13.00,” ujar Laksmi. Dengan pelatihan rutin, direncanakan program ini akan menghasilkan satu buah buku kumpulan tulisan dari para peserta yang bertema “Kota Surabaya” baik dalam bentuk dongeng, cerpen, puisi, maupun features jurnalistik.