Belajar Demokrasi lewat ‘MUSMA’

image

 

Demokrasi merupakan salah satu cara terwujudnya masyarakat yang terbuka, toleran, dan memiliki keleluasaan berpendapat yang dinaungi oleh kesepakatan bersama. Di FIB, demokrasi menjadi praktik yang senantiasa dipelajari, salah satunya lewat ‘Musma’ atau Musyawarah Mahasiswa.

Musyawarah mahasiswa atau yang di singkat MUSMA adalah forum mahasiswa yang diperbolehkan untuk diisi dengan kegiatan-kegiatan seperti forum diskusi, sidang dan kegiatan apapun yang masih sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Acara musyawarah mahasiswa ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 31 Mei 2018 bertempat di ruang Siti Parwati, lt. 2 Fakultas Ilmu Budaya. Adapun acara ini membahas kegiatan MUSMA I yang diisi dengan Uji Materi dan Kelayakan terhadap Ketua Bradanaya 2018, acara inipun bersifat umum yang dapat didatangi oleh mahasiswa umum dan ormawa di Fakultas Ilmu Budaya. Serangkaian acaranya yakni dimulai dengan pengajuan pertayaan dari pihak BLM serta dari ormawa dan mahasiswa umum untuk Ketua Bradanaya 2018, yang dilanjutkan dengan penetapan dari presidium I, II, III untuk hasil Uji Materi dan  Kelayakan terhadap Ketua Bradanaya 2018. Adapun hasil yang dari acara ini adalah keputusan BLM atas penjabatan Ketua Bradanaya yang ditetapkan berdasarkan hasil Uji Materi dan Kelayakan yang telah dilaksanakan, kemudian nantinya keputusan tersebut dapat dijadikan acuan yang berfungsi sebagai bahan perbandingan dalam penentuan Ketua Bradanaya 2018 oleh pihak eksekutif.

Harapan setelah diadakannya kegiatan Musyawarah Mahasiswa I ini adalah agar seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya dapat mengetahui acuan ataupun kualifikasi yang harus dimiliki untuk menjadi Ketua Bradanaya.