DIREKTUR JENDERAL KEBUDAYAAN BERKUNJUNG KE MUSEUM DEPARTEMEN SEJARAH FIB UNAIR

image

DIREKTUR JENDERAL KEBUDAYAAN BERKUNJUNG KE MUSEUM DEPARTEMEN SEJARAH FIB UNAIR

Direktur Jenderal  Kebudayaan, Dr. Hilmar Farid, berkunjung ke Musem Sejarah dan Budaya Departemen Ilmu Sejarah UNAIR pada hari Kamis, 9 Mei 2018. Beliau didampingi oleh Kepala Museum Kepresidenan yakni Dr. Amurwani Dwi Lestariningsih, S.Sos., M.Hum, serta Direktur SDM Universitas Airlangga, Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum.

Kunjungan Direktur Jenderal Kebudayaan tersebut dilakukan usai beliau membuka acara Seminar “Edukasi Pengembangan Museum Mewujudkan Indonesia Berkarakter: Gagasan dan Pemikiran K.H. Abdurrahman Wahid” yang diselenggarakan oleh Museum Kepresidenan di gedung rektorat kampus C Universitas Airlangga pada Kamis, 9 Mei 2018.

Kedatangan Direktur Jenderal Kebudayaan tersebut disambut oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Diah Ariani Arimbi, S.S., M.A., Ph.D., serta dosen-dosen Departemen Ilmu Sejarah antara lain Eni Sugiarti, S.S., M.Hum., dan Edy Budi Santoso, S.S., M.A.

Harapannya, kunjungan Direktur Jenderal Kebudayaan ke Museum Departemen Ilmu Sejarah tersebut dapat memberi dampak positif. Diharapkan Museum Sejarah dan Budaya Departemen Ilmu Sejarah dapat termotivasi untuk menjadi sarana edukasi yang baik dengan koleksi-koleksi museum yang ada serta dapat menjadi rujukan bagi para sejarawan sebagai salah satu sumber penulisan sejarah. Karena, bagaimanapun juga, fungsi terpenting museum selain sebagai sarana edukasi masyarakat, adalah sebagai sumber primer dalam penulisan sejarah.

Selain itu, kunjungan tersebut juga diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan dan perkembangan Museum Sejarah dan Budaya Departemen Ilmu Sejarah. Diharapkan museum tersebut akan terus berkembang dan dapat menjalankan fungsinya dengan baik, yakni sebagai sarana edukasi serta sumber rujukan penulisan sejarah.